SLEMAN — Suasana pagi di lereng Gunung Merapi terasa begitu hangat dan penuh semangat pada Jumat, 14 Agustus 2026. Seribu lebih siswa SMKN 1 Cangkringan berdiri tegap dan rapi di lapangan utama sekolah untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65.

Tahun ini, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengusung tema yang sangat strategis: “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”Bagi keluarga besar SMKN 1 Cangkringan, tema nasional ini terasa sangat relevan dan dekat dengan keseharian mereka. Sebagai sekolah kejuruan yang juga berfokus pada pengembangan potensi lokal dan karakter, semangat swasembada pangan ini berkaitan erat dengan sistem Pendidikan Karakter Ketarunaan yang menjadi fondasi kedisiplinan siswa.

Disiplin tinggi khas ketarunaan merupakan modal utama bagi generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam agenda besar bangsa, termasuk mewujudkan kemandirian pangan. Sikap sempurna, langkah tegap, dan presisi yang ditunjukkan para petugas upacara dari barisan taruna-taruni SMKN 1 Cangkringan menambah kekhidmatan prosesi pengibaran bendera Merah Putih di pagi itu.

Peringatan Hari Pramuka kali ini memberikan makna tersendiri bagi para siswa. Berada di wilayah potensial Cangkringan, semangat untuk mendukung ketahanan pangan terasa sebagai panggilan aksi yang nyata.SMKN 1 Cangkringan terus berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis dan keterampilan kejuruan (hard skills), tetapi juga memiliki ketahanan moral dan mental (soft skills) yang diuji lewat kepramukaan dan ketarunaan.

Upacara yang berlangsung penuh kekhidmatan ini ditutup dengan lagu “Hymne Pramuka” dan lagu Nasional , dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta peragaan ketangkasan singkat dari anggota Gugus Depan SMKN 1 Cangkringan—menandai komitmen bersama untuk melangkah mantap menuju masa depan bangsa.